Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berikut Perbandingan Data Kejahatan di Wilayah Kota Yogyakarta di Tahun 2019 dan 2020

Bharaduta.com, Yogyakarta - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta menggelar konferensi pers akhir tahun pada Rabu, 23 Desember 2020, siang. Konferensi pers disampaikan oleh Wakapolresta AKBP Juang Andi Priyanto, S.I.K., S.H., M.Hum didampingi para pejabat utama dan diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media elektronik, cetak dan online.

Dalam konferensi pers itu, Wakapolresta menyampaikan bahwa selama tahun 2020, Polresta Yogyakarta dan jajaran telah melaksanakan Operasi Kepolisian (Ops Progo 2020) sebanyak 13 kali di antaranya Ops Binakusuma, Ops Curanmor, Ops Simpatik, Ops Ketupat, Ops Pekat, Ops Curat, Ops Curas, Ops Patuh, Ops Narkoba, Ops Binawaspada, Ops Zebra, Ops Lilin dan Ops Aman Nusa II.

Data gangguan kamtibmas atau kejahatan selama 2020, jika dibandingkan dengan tahun 2019 terdapat penurunan kasus. Pada tahun 2019, Polresta Yogyakarta dan jajaran menerima laporan kasus sebanyak 727 sedangkan di tahun 2020 ada 568 laporan kasus yang diterima. Tahun 2019, sebanyak 509 kasus dapat diselesaikan, dan tahun 2020 sebanyak 410 kasus selesai.

Wakapolresta menambahkan jika kasus terbanyak yang ditangani jajarannya ada 112 kasus narkoba, 51 kasus curanmor, 23 kasus curat dan 20 kasus kenakalanremaja /sajam.

Perbandingan data kecelakaan lalu-lintas tahun 2019 dan tahun 2020 mengalami penurunan sebanyak 45 kasus.

"Jika tahun 2019 terjadi 524 kasus kecelakaan lalu-lintas, di tahun 2020, ada 479 kasus kecelakaan lalu-lintas," ungkap AKBP Juang.

Dari data kecelakaan itu, korban meninggal dunia ada 21 orang ttahun 2019 dan 27 orang meninggal dunia di tahun 2020. Korban luka berat masih pada data tetap yakni nihil, sedangkan luka ringan mengalami kenaikan 49 orang alami luka ringan dari angka 686 di tahun 2019 dan 735 di tahun 2020. Kerugian Materi turun sebesar Rp. 16.850.000,- dari Rp. 309.200.000,- di tahun 2019 dan Rp. 292.350.000,- di tahun 2020.