Sikapi Sengketa Pilpres, FKPM Paksi Katon Tegas Tolak Kerusuhan

Yogyakarta - Menyikapi perkembangan situasi terkait sengketa pilpres yang sedang dalam proses peradilan di Mahkamah Konstitusi (MK), Much Suhud SH selaku Ketua FKPM Paksi Katon mengimbau kepada masyarakat Yogyakarta untuk tidak datang ke Jakarta guna mengikuti jalannya persidangan gugatan sengketa Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK). Jika ingin mengikuti perkembangan sidang tersebut masyarakat dirinya meminta untuk memantau melalui media masaa.
Selaku masyarakat dan juga pelaku sejarah bangsa ini, dengan tegas Suhud menolak segala bentuk kerusuhan yang akan membawa dampak yang tidak baik karena hanya kerugian yang aka diperoleh,. Dia juga mengungkapkan jika hanya kesabaran yang akan membawa bangsa ini bisa lebih maju.
"Mengamati dan melihat perkembangan yang ada di Jakarta, harapan kami masyarakat Yogyakarta untuk Mengamati proses Peradilan MK melalui media tidak mengerahkan masa untuk mempengaruhi Putusan Hakim MK" kata Much.suhud SH. 
Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga kondusifitas. Komunimasi antara komponen masyarakat harus ditingkatkan dan tak terpancing oleh informasi maupun hasutan dari pihak-pihak yang ingin memecahbelah persatuan. 
"Kami sampaikan secara tegas, kami atas nama pribadi dan Ketua Paguyuban Paksikaton serta atas nama masyarakat yang mencintai kedamaian dan persatuan. Saya menolak adanya kerusuhan,karena sudah aturan dan menolak putusan MK berarti menolak Indonesia," tutupnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel