Dua Pelaku Pembacokan di Trihanggo Sleman Dibekuk Polisi

Sleman- Aksi penganiayaan yang melibatkan remaja kembali terjadi di Sleman wilayah Polda DIY. Dua orang tersangka berinisial KI (16) dan FF (19) warga Trihanggo Gamping berhasil ditangkap unit Reskrim Polsek Gamping setelah minggu lalu tanggal 30 Oktober 2017 melukai dua orang pemuda bernama Dhian (16) dan Tri (18) warga Margomulyo Seyegan.

Menurut keterangan kedua korban, saat itu korban sedang berboncengan menggunakan sepeda motor bersama 4 teman lainnya dari arah Seyegan menuju Kabupaten Futsal untuk mengikuti pertandingan futsal. Sesampainya di depan SD Teladan Jl. Kabupaten Kwarasan Nogotirto Gamping, teman dari rombongan korban dipepet dua orang pelaku tak dikenal menggunakan sepeda motor KLX warna hijau dan bertanya “Kowe seko sekolahan ngendi..?” namun tidak dijawab dan selanjutnya korban beserta rekannya berhenti dipinggir jalan.

Setelah korban berhenti, kedua pelaku kemudian mendatangi korban dan menanyakan kembali “Kowe sekolah nengdi..?”. Namun belum sempat dijawab pelaku secara tiba-tiba langsung mengeluarkan sebilah pedang dan membacokkan kearah Dhian hingga mengenai kepala bagian belakang, sedangkan rekannya Tri memar terkena sabetan dibagian lengan sebelah kanan. Kedua pelaku selanjutnya tancap gas melarikan diri kearah selatan.

Kapolsek Gamping Kompol Harwinedi menjelaskan, proses penangkapan ini terungkap berkat adanya rekaman kamera CCTV disepanjang tempat kejadian peristiwa.

“Dari rekaman CCTV yang didapat, petugas selanjutnya mencocokkan keterangan kepada kedua korban”, terangnya.

Setelah didapati kecocokan informasi, petugas selanjutnya membentuk 2 team kecil yang bertugas untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan. Setelah dilakukan identifikasi dan berhasil mendapatkan nama yang diduga merupakan pelaku penganiayaan terhadap korban, petugas selanjutnya melakukan pengejaran dan melakukan upaya penangkapan kepada kedua tersangka.

“Berkat kerja keras petugas dilapangan, team akhirnya berhasil mengamankan kedua tersangka tanpa perlawanan”, tambah Kapolsek.

Kedua tersangka ditangkap pada hari Minggu (05/11/2017) dini hari dirumahnya. Dari penangkapan yang dilakukan selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan berhasil menemukan barang bukti sebilah pedang dan sepeda motor KLX yang digunakan tersangka. Keduanya selanjutnya digelandang ke Mapolsek untuk dimintai keterangan.

Setelah dilakukan penyidikan, salah satu tersangka berinisial KI ternyata merupakan pelajar sekolah SMK diwilayah Yogyakarta, sedangkan FF merupakan penjual angkringan diwilayah Gamping. Keduanya diketahui tinggal satu desa diwilayah Trihanggo Gamping.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka kini diamankan di Mapolsek Gamping. KI dijerat dengan pasal 351 ayat 1 KUHP jo pasal 81 ayat 1 UU no 35 tahun 2014 tentang perubahan atas uu no 23 th 2003 tentang perlindungan anak, sedangkan FF dijerat pasal 351 jo 55 KUHP. (krz-tribratanews Sleman)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel